ADSENSE ADSENSE KMNU UIN SUKA: Pelatihan Kepenulisan KMNU UIN SUKA

Pelatihan Kepenulisan KMNU UIN SUKA





(Sabtu/ 14 April) Ruangan lantai dua Kedai N’deso Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul dipenuhi oleh para kader-kader NU. Dalam rangka memperingati hari lahir KMNU UIN SUKA salah satu Badan Semi Otonom (BSO) LP. KUSUKA mengadakan acara latihan kepenulisan bersama majalah Bangkit PWNU DIY. Pelatihan ini diikuti oleh Santri 3, beberapa pengurus KMNU UIN SUKA dan beberapa peserta dari luar. Acara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB oleh Istiana sebagai MC dan moderator. Priambodo sebagai ketua panitia latihan kepenulisan memberikan sambutan. Dalam sambutannya Priambodo menjelaskan  tentang pentingnya menulis bagi kalangan akademisi, karena dengan  menulis  akan memberikan sumbangsih terhadap kekayaan pengetahuan untuk masa selanjutnya. Bahkan setelah tiada namanya akan tetap diabadikan walaupun sejatinya jasad sudah tidak bisa dijumpai lagi, seperti yang telah di buktikan oleh banyak tokoh cendekiawan Muslim seperti Ibnu Khaldun, Ibnu Rusyd, Ibnu Maskawaih.
Memasuki acara inti yakni penyampaian materi oleh Pimpinan Redaksi Majalah Bangkit PWNU DIY yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Muyasarotul Hafidzoh. Dalam pengantarnya beliau menyinggung sedikit tentang maraknya islam radikal yang menguasai media sosial. Sadar atau tidak seringkali kita sendiri membuka alamat-alamat website yang disinyalir milik mereka seperti muslim.or.id dan masih banyak lagi. Alangkah lebih baiknya jika kita mengakses website-website seperti NU Online, Muslim Media, Muslim Moderat, islami.com. Adanya website-website yang bernuansa Islam radikal tersebut yang menjadi keresahan tokoh-tokoh NU untuk menanggulangi adanya serangan ideologis  yang masuk pada masyarakat NU di Indonesia. Salah satu upaya untuk menandinginya adalah dengan menulis, bahkan sangking pentingnya menulis Pimpinan Redaksi Majalah Bangkit PWNU DIY, Bapak Muhammadun, mengatakan bahwa jika seorang akademisi hanya memiliki pengetahuan tanpa diaplikasikan melalui tulisan maka hukumnya dosa.
Dalam latihan kepenulisan ini, pemateri meminta peserta untuk praktik langsung menulis. Salah satu cara untuk membuat tulisan lebih menarik adalah dengan menggunakan sudut pandang yang berbeda. Dalam menulis, diperlukan juga data sebagai landasan dalam menulis, analisis yang kuat juga diperlukan dalam mengolah data untuk dijadikan tulisan. Pada sekitar pukul 12.00 WIB, seluruh agenda latihan kepenulisan telah dilalui. Acara ditutup oleh moderator dan dilanjutkan dengan foto bersama. Dengan adanya pelatihan kepenulisan ini, diharapkan peserta-peserta pelatihan kelak dapat menjadi kader LP. KUSUKA selanjutnya. (Zulaikoh-Syifa)


0 komentar:

Copyright © 2013 KMNU UIN SUKA